kabar gembir bagi siswa sekolah menengah atas (SMA) di Kota Makassar. Beban biaya pembelian buku yang kerap merepotkan orang tua di awal tahun ajaran baru, bakal berkurang. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp 3,5 miliar dari Pemprov Sulsel.
Dana tersebut disiapkan untuk pembelian buku murah.Dana tersebut sekaligus menandai diterapkannya pendidikan gratis tingkat SMA secara bertahap. “Begitu dananya sudah kami terima, akan segera ditenderkan. Kota Makassar mendapat alokasi anggaran Rp3,5 miliar untuk pengadaan buku bacaan murah untuk tingkat SMA. Kami sudah rapat dengan Dinas Pendidikan Sulsel terkait hal itu,”kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Machmud BM seusai rapat paripurna di DPRD Makassar, kemarin.
Sekadar diketahui, pendidikan gratis untuk tingkat dasar telah diterapkan secara menyeluruh pada 24 kabupaten/kota di Sulsel. Karena itu,pemprov berencana menerapkan program sejenis pada tingkat atas. Namun, terbatasnya anggaran memaksa pemerintah untuk menerapkan pendidikan serupa secara bertahap. Salah satunya adalah dengan menggratiskan biaya pembelian buku.
Selain anggaran pengadaan buku bacaan dan pelajaran tingkat SMA, Disdik Makassar juga mendapatkan anggaran rehabilitasi sekolah yang bersumber dari program Dana Percepatan Infrastruktur Pendidikan (DPIP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebesar Rp1,8 miliar.
“Anggaran itu dikhususkan untuk rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Makassar. Anggarannya dimasukkan dulu di APBD Perubahan untuk dibahas. Yang pasti anggarannya sudah ada dan ada yang sudah berjalan, ”ungkapnya.
Dia menegaskan, terdapat puluhan unit SD dan SMP yang menjadi prioritas ruang kelasnya akan direhabilitasi. Menurut dia, survei terkait sekolah yang layak mendapat bantuan telah dirampungkan. Dinas Pendidikan akan mengedepankan skala prioritas dalam alokasi anggaran ke sekolah-sekolah.
Anggota Komisi D DPRD Makassar Soewarno Sudirman mengatakan,untuk mempercepat pelaksanaan anggaran, terutama yang terkait pembangunan fisik,Dinas Pendidikan diharapkan dapat melibatkan banyak kontraktor.Dengan begitu, pengerjaan proyek khusus pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas dapat selesai tepat waktu atau tidak melompat pada 2012 mendatang.
“Mengingat waktu pengerjaan proyek yang makin singkat, item proyek harus dibagi habis. Jangan sampai hanya melibatkan beberapa kontraktor, sedangkan sekolah yang akan dikerjakan jumlahnya sangat banyak. Manajemen proyeknya yang harus diperbaiki,” tandas politikus Partai Demokrat itu, kemarin. Demikian catatan online dari admin Blog Kanghari yang berjudul kabar Gembir Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas.
Home » Kanghari » kabar Gembir Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas
kabar Gembir Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar